January 10, 2014

Strategi Pendidikan Negara Khilafah


Judul Buku        : Strategi Pendidikan Negara Khilafah
Penulis             : Abu Yasin
Penerbit           : Pustaka Thariqul Izzah
Cetakan ke-      : III
Tahun Terbit     : 2007
Harga               : Rp10.000,-
Tebal Halaman   : 91 hlmn. + viii

Tsaqafah (kebudayaan) suatu umat merupakan tulang punggung keberadaan dan keberlangsungan umat tersebut. Di atas tsaqafah dibangun peradaban, ditentukan target dan tujuannya serta dibedakan corak kehidupannya. Dengan tsaqafah pula individu-individu umat melebur dalam satu wadah, sehingga suatu umat dapat dibedakan dari umat-umat lainnya.

Pendidikan merupakan metode untuk menjaga tsaqafah umat di dalam hati ‘anak-anaknya’; baik pendidikan yang diatur secara formal maupun informal. Pendidikan formal adalah pendidikan yang diatur dengan sistem dan perundang-undangan yang ditetapkan oleh negara. Negara menjadi pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pendidikan. Sedangkan, pendidikan informal dilakukan dengan membiarkan kaum Muslim mengikuti pendidikan di rumah - rumah, masjid - masjid, kelompok - kelompok, mass media, selebaran / publikasi dan sebagainya, tanpa harus mengikuti sistem dan peraturan pendidikan formal. Meskipun demikian negara tetap bertanggung jawab atas kedua jenis pendidikan ini (formal dan informal) agar berbagai pemikiran dan pengetahuan tetap terpancar dari akidah Islam atau didasarkan pada akidah Islam.

Buku ini membahas landasan pendidikan formal di dalam Negara Khilafah, mulai dalam aspek strategi dan sistem pendidikan Negara Khilafah; tujuan umum pendidikan Negara Khilafah; metode pengajaran; teknik dan sarana pengajaran; pendidikan sekolah; hingga pendidikan tinggi.

Secara keseluruhan isi buku ini cukup menggambarkan konsep strategi pendidikan, khususnya pendidikan formal dalam naungan Negara Khilafah, -sebuah institusi negara yang menerapkan syariah Islam secara menyeluruh dalam lini kehidupan umat-. Bahasa yang digunakan cukup lugas. Akan tetapi, pembaca membutuhkan konsentrasi yang baik saat membacanya agar tidak ketinggalan memahami poin setiap poin. Bagaimanapun juga strategi pendidikan dalam buku ini berbeda dengan strategi pendidikan yang telah kita kenal dan terapkan di Indonesia. Tebal buku yang hanya 91 halaman serta ukuran buku serupa buku saku membuat pembaca cukup singkat untuk menyelesaiakan buku ini segera, tanpa harus merasa bosan menunggu akhir isi buku serta praktis untuk dibawa dan dibaca dimana pun.

Buku ini cukup penting untuk dibaca. Sebab, dari sini kita akan mengenal dan memahami strategi pendidikan dalam aturan Islam. Dengan membaca buku ini, kita akan paham mengenai penjagaan yang baik dari Negara Khilafah terhadap tsaqafah Islam agar tertanam kuat di dalam diri generasi-generasinya. Pendidikan memiliki pengaruh terhadap kualitas generasi suatu bangsa. Oleh karena itu, pengaturan sistem pendidikan pun diperlukan secara jelas dan baik agar berjalannya pendidikan dalam pembinaan kualitas generasi muda baik sebagai generasi yang disiapkan untuk menjaga peradaban bangsanya.

Namun, harus kita pahami bahwa strategi tersebut akan terelaisasi secara sempurna, hanya di bawah naungan negara Khilafah. Sedangkan, di tengah kehidupan yang sekuler-kapitalis seperti ini sulit mewujudkan strategi pendidikan demikian. Sebab, pendidikan tidak dapat berdiri sendiri, perlu dukungan dari sistem politik dan sistem ekonomi dalam suatu negara bersangkutan. Sistem politik yang berperan terhadap kebijakan-kebijakan yang menyangkut sistem pendidkan, seperti kurikulum salah satunya. Sedangkan, sistem ekonomi berperan sebagai pengolahan kekayaan negara yang berkorelasi dalam pembiayaan pendidikan negara tersebut. Di Negara Khilafah, sistem politik dan sistem ekonomi yang diterapkan adalah sistem sistem politik Islam dan sistem ekonomi Islam. Sedangkan, di kehidupan sekarang sistem politik dan sistem ekonomi yang diterapkan adalah sekuler-kapitalis. Lantas, selama kehidupan masih berasaskan sekuler-kapitalis, bagaimana peran kita untuk tetap menjaga pendidikan agar baik? Semua ini akan tergambar lebih jelas bila kita juga membaca buku Menggagas Pendidikan Islam sebagai pelengkap buku ini. Dalam buku tersebut, akan dijelaskan bagaimana menggagas pendidikan Islami di tengah kehidupan sekuler-kapitalis, yang dalam buku Strategi Pendidikan Negara Khilafah tidak diulas.

Adapaun manfaat membaca buku Strategi Pendidikan Negara khilafah, kita akan memahami kebaikan dan keunggulan Sistem Islam dalam naungan Negara Khilafah mengatur strategi pendidikannya untuk menjaga tsaqafah Islam agar melekat dalam tubuh generasi, terutama generasi mulsim yang manjadi penerus berdirinya peradaban Islam dalam kancah dunia. Pembaca juga akan memahami bahwa Islam bukan hanya sebagai agama, tetapi juga sebagai pandangan hidup atau ideologi , yang mempunyai konsep aturan kehidupan, dalam hal ini salah satunya bidang pendidikan. Selain itu, juga menjawab tanda tanya yang seringkali muncul di tengah umat saat ini bagaimana dulu bisa lahir sosok-sosok luar biasa seperti Imam Syafi’i, Al-Khawarijmi, Ibnu Sina dan ilmuwan-ilmuwan sekaligus ulama-ulama besar lainnya, yang sekarang amat jarang kita temukan kembali. Ternyata, mereka lahir dari pola pendidikan yang luar biasa dalam Negara Khilafah. Tungu apa lagi, segera miliki dan baca tuntas buku ini!


~Wenny Pangestuti~